GUNUNG KOROMONG
GUNUNG KOROMONG
Si Mungil Yang Menakjubkan
Hai Traveler!
Apa yang kalian pikirin ketika denger kata "Gunung Koromong". Pasti kalian mikir "Emang ada?" atau "Itu nama gunung ya?". Memang, gunung ini gak seterkenal dan setinggi gunung - gunung lain di Jawa Barat. Dan sekarang Saya akan menceritakan sebuah Gunung yang gak tinggi tinggi amat atau mungkin bisa di bilang sebuah Bukit. Karena ketinggian gunung ini hanya berkisar 996 Mdpl, yaa 1000 kurang dikit lah hehe. Tapi ukuran bukan halangan, kalian bisa nilai sendiri deh kalo kalian udah pernah datengin itu gunung. Karena Saya sendiri terpukau ngeliat pemandangan ketika di puncak sana, dan waktu terbaik buat liat view di puncak Koromong itu pas waktu malem tiba. Bikin betah ..!
Penasaran kaya gimana? Let's chek this out ...
~ ⧫ ~
Gn. Koromong adalah sebuah pegunungan di daerah Kabupaten Selatan. Lebih tepatnya berada di daerah Desa Sipatahunan, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung. Jawa Barat. Gunung ini mempunyai tinggi sekitar 996 Mdpl, mungkin buat para pendaki pro sih pasti di bilang bukit kali yaa. Karena ukuranya yang gak terlalu tinggi. Tapi justru, ukuran yang kecil ini cocok untuk Hiking keluarga. Terbukti adanya anak kecil yang juga ikut hiking disana.
Di kaki gunung ini juga ada sebuah Situ atau Danau yang di beri nama Situ Sipatahunan. Lagi - lagi nama yang gak familiar hehe. Sama hal nya dengan Koromong, Situ Sipatahunan berukuran kecil atau gak luas - luas amat dan juga gak terlalu terkenal seperti Situ Cileunca atau Situ Patenggang yang berada sama - sama di Kabupaten Bandung.
Tapi lumayan sih, view yang di dapet ga jelek - jelek amat. Cocok lah kalo misalnya pengen menghirup udara seger sambil jogging atau nongkrong ngopi gitu.
Disini ada beberapa Saung atau Warung yang menyediakan berbagai Gorengan, Kopi, dan Makanan Ringan. Enak banget kan, makan gorengan sambil minum kopi disuguhi pemandangan Situ Sipatahunan. Suasananya itu loh, adem banget.
Adanya Situ Sipatahunan ini menjadi nilai plus untuk Gn. Koromong. Karena jarang - jarang loh ada gunung yang ada danau nya. Macam Rinjani versi mini lah hehe.
Adanya Situ Sipatahunan ini menjadi nilai plus untuk Gn. Koromong. Karena jarang - jarang loh ada gunung yang ada danau nya. Macam Rinjani versi mini lah hehe.
Track menuju Gunung Koromong ini terbilang cukup mudah dan gak ribet. Jika kalian berada di kota Bandung, jarak menuju Kecamatan Baleendah gak terlalu jauh kok. Kalo dari Alun - alun Kota Bandung kurang lebih sekitar 30 Menitan, atau kalian bisa nge-Maps sendiri.
Nah, untuk mempermudah perjalanan kalian. Kalian bisa menggunakan Aplikasi Maps dan cari "Situ Sipatahunan". Setibanya di Situ Sipatahunan ada sebuah jalan menuju sebuah pemukiman Desa dan jika kalian mengikuti jalan tersebut, kalian bisa sampai ke puncak. Memang, untuk langkah awal masih banyak rumah - rumah berpenghuni disana. Baru sekitar beberapa meter dari Situ Sipatahunan suasana hutan mulai terlihat. Saran saya, jika kalian bingung kalian bisa bertanya ke Warga sekitar.
Jangan takut, warga disana pada ramah kok asalkan kita ramah juga hehe. Tapi serius, kalian bisa tanya ke setiap warga yang ada di sana. Karena dari pengalaman saya, ketika pertama kali mendaki Gn. Koromong saya dan teman - teman melakukan perjalanan pada malam hari dan akhirnya kita tersesat. Terpaksa kita harus balik lagi ke pemukiman dan alhamdulillah nya ada sebuah Rumah yang lampu nya masih menyala. Dan kita coba ketuk pintunya untuk meminta bantuan. Dan warga tersebut mau ngebantu kita dan menujukan arah jalan menuju Gn. Koromong. Ramah kan, bayangin malem - malem ada yang ngetok pintu lalu minta bantuan dan masih di bantuin juga.
Makanya bener kata Pepatah, "Malu bertanya, sesat di Jalan" kalo ga nanya jadi tersesat gitu kan. Untung juga ada yang nolongin hehe.
Lanjut ke track Koromong, di tengah jalan kalian sudah bisa melihat pemandangan hampir seluruh Kota Bandung dari atas. Memang sih jalan menuju puncak nya kebanyakan menanjak, dan untuk sampai puncak kira - kira Dua jam lah kalian bisa sampe. Tergantung kalian cepat atau engga.

Sumpah, ketika sampe puncak kita Amaze banget sama pemandangan yang di suguhi. Hamparan luas dunia malam Kota Bandung menjadi hal utama dari puncak Gunung Koromong ini. Hampir seluruh Kota maupun Kabupaten Bandung terlihat jelas dari puncak ini. Bahkan kalian bisa mengira - ngira rumah kalian berada di sebelah mana haha.
Setelah mendirikan tenda, kita melakukan shalat Isya. Berjamaah. Ketika teman saya mengumandangkan Adzan, dan kita semua diam mendengarkan Adzan tersebut sembari menikmati pemandangan. Sungguh, kita merasa bahwa kita tidak apa - apanya dibandingkan dengan Tuhan yang maha agung dengan segala ciptaan-nya. Bahwa betapa kecilnya diri kita dibandingkan dengan alam semesta yang luas ini.
Setelah melakukan Shalat, kita semua makan. Dengan menu sekala adar nya kita semua makan bersama - sama. Kadang ketika bersama - sama, hal yang sedikit terasa sangat berlimpah.
Lalu kita menikmati malam, sambil memainkan gitar kita semua
Kalo kita bawa kendaraan sendiri, aman ga gan? Nyimpennya smaa di rumah warga?
ReplyDeleteSaya orang baleendah kak
DeleteTerakhir tanggal 24 oktober 2019
Sudah ada tempat parkir motor yang di sediakan warga dan sepertinya malem ada yg menjaga karna ada pos jaga dekat tempat parkir nya. Seperti yg di tulis di atas orang sana ramah-ramah kalau kita ramah coba titipkan dengan baik saja karna fasilitas disana masih menggunakan keikhlasan para warga untuk menjaga gunung koromong. Dan satu lagi di harapkan pendaki yang ke atas melakukan gerakan yang sama dengan membantu memungut sampah dari atas saat perjalanan turun saya rasa warga sana pun akan ikut senan. Mencintai alam tidak selalu harus melakukan hal besar
Saya orang baleendah kak
DeleteTerakhir tanggal 24 oktober 2019
Sudah ada tempat parkir motor yang di sediakan warga dan sepertinya malem ada yg menjaga karna ada pos jaga dekat tempat parkir nya. Seperti yg di tulis di atas orang sana ramah-ramah kalau kita ramah coba titipkan dengan baik saja karna fasilitas disana masih menggunakan keikhlasan para warga untuk menjaga gunung koromong. Dan satu lagi di harapkan pendaki yang ke atas melakukan gerakan yang sama dengan membantu memungut sampah dari atas saat perjalanan turun saya rasa warga sana pun akan ikut senan. Mencintai alam tidak selalu harus melakukan hal besar
Min klo dari ciparay kmna ya
ReplyDeleteMaaf min, apakah sampai sekarang fasilitas tempat parkir masih ada? dan apakah penjagaannya ketat?
ReplyDeletesoalnya saya mau nyoba muncak malem:( jadi takutnya udah jauh" ke sana, eh gak ada parkiran kan bingung nantinya mtr mau di simpan di mana :( .. tolong jawab ya min š